Wisnu A Pratama
Writer, Director , Editor, DOP
Lahir di Wonosobo,
Indonesia pada tahun 1990. Memulai belajar
Film dari membatu produksi
Film teman-teman dan menempuh pendidikan
Film di AKINDO 2010. Kecintaannya di dunia film semakin kuat ketika mulai
memproduksi film sendiri dan akrab dengan berbagai komunitas indie film di
Jogja.
Memproduksi dan menyutradarai beberapa film, seperti Layu
dalam Harapan (2012), Mawar Hitam (2012),
Still Love (2012), Ilalang (2012). Dengan rekannya ia mendirikan sebuah komunitas
produksi alternatif di Yogyakarta, yang disebut
Ilalang Pictures. Mendapat penghargaan Best Film Jogja Indie Film
Festival, LA Indie Movie dan terlibat dalam beberapa proyek film dengan banyak
pembuat film Indonesia. Dan pada tahun 2012-2013 dipilih sebagai Volunteer yang
diselenggarakan oleh JAFF Jogja – Netpac Asia Film Festival.
PROFILE
Wisnu
11.26.00
Wisnu
11.26.00
Mawar Hitam Short Movie
Wisnu
22.25.00
Wisnu
22.25.00
Photography
Wisnu
22.12.00
MAWAR HITAM

Di jalan kecil depan kelas dalam kampus “HARAPAN BANGSA” Aldo seorang mahasiswa tampan yang sering berdiri cuek mencari objek untuk eksploitasi hoby melukisnya. Ketampanan yang ditawarkan kesemua wanita yang lewat didepannya membawa Alena hanyut dalam rayuan kecil untuk datang makan malam di rumah aldo. Tertawa kecil, kepuasan, tanpa penyesalan yang dirasakan aldo sesaat melontarkan peluru kekepala alena. semuanya bahkan tampak biasa saja sambil aldo mengajak-nya mengobrol dan bercanda seakan alena masih hidup, sedang berpose kematian untuk objek lukisan-nya. Tingkah aldo yang tenang sambil menyalakan rokok, menyeret bangkai alena untuk ditempatkan bersama korban-korban aldo sebelumnya. PREMISE “ketampanan Aldo salah satu kunci untuk memikat wanita di kampusnya dan mengeksploitasi dalam lukisan dengan objek di bunuh terlebih dulu” Tweet
LOVE, THRILLER AND KILL
Wisnu
16.32.00
Wisnu
16.32.00
Video Berkonsep Terbaik
shangrilla room video love-sync contest
Berkonsep tentang janji setia terhadap kekasihnya sebelum janji tersebut teruji & Kesetiaan adalah ketulusan jiwa, yang kan ada pada cinta yang tulus pula. Kesetiaan tak perlu dipinta, dia kan hadir seiring kerelaan hati memantapkan diri, karena cinta bukan hanya soal rasa, tapi juga soal penghambaan pada-Nya. Ya, karena cinta sebenar, adalah cinta yang bermuara pada kecintaan terhadap Tuhan, yang menciptakan cinta.
JIKUSTIK - SETIA (video cover)
Wisnu
17.21.00
Wisnu
17.21.00


